Berita > Seputar TKI
Proses Penyelesaian Kasus Banyak yang Mandek, BP2MI Nyatakan Komitmen Perbaiki Layanan
04 Aug 2021 19:23:37 WIB | Paroji | dibaca 1285
Ket: delegasi BP2MI ketika berkunjung ke sekretariat SBMI
Foto: SBMI
Jakarta, LiputanBMI - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyatakan komitmennya untuk memperbaiki layanan terkait respon atas pengaduan kasus buruh migran serta komitmen untuk menyelesaikan kasus yang mandek.

Hal tersebut disampaikan BP2MI ketika berkunjung ke sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Serikat Buruh Migran Indonesia (DPN SBMI) di Jalan Pengadegan Utara I, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (4/8/2021).

Delegasi BP2MI yang berkunjung ke sekretariat DPN SBMI yang terdiri dari beberapa direktur dari berbagai deputi ditemui langsung oleh Ketua Umum dan Sekjend SBMI serta pengurus DPN SBMI lainnya.

Setelah mendengarkan pemaparan terkait beberapa kendala proses penyelesaian kasus yang diadvokasi SBMI, BP2MI mengakui bahwa masih ada persoalan teknis yang perlu diperbaiki, khususnya soal tindak lanjut proses penanganan kasus yang sering tidak tersampaikan kepada buruh migran yang mengadu atau kepada SBMI selaku penerima kuasa dari pengadu.

Terkait hal tersebut, BP2MI menyatakan komitmennya untuk melakukan perbaikan-perbaikan agar proses penyelesaian kasus yang mandek bisa segera terselesaikan.

Ketua Umum SBMI, Hariyanto mengatakan, akibat koordinasi yang kurang baik di internal BP2MI, buruh migran sebagai pengadu tidak pernah mendapat kejelasan informasi terkait tindak lanjut pengaduannya dan proses penyelesaian kasus cenderung mandek.

Untuk itu, kata Hariyanto, BP2MI harus memastikan adanya perbaikan layanan terkait koordinasi antara direktorat dengan crisis center sehingga buruh migran yang mengadu mendapatkan kepastian informasi terkait tindak lanjut penanganan kasusnya.

“Selain itu, BP2MI juga harus berani bertindak tegas terkait sanksi tunda layan dan soal rekomendasi pencabutan izin serta pencairan deposito P3MI. Karena hal-hal tersebutlah yang menjadikan proses penyelesaian kasus menjadi mandek,” tegas Hariyanto.



(FK, 04/08)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh
BRI Idul Fitri
atc_cargo
psstki