Berita > Seputar TKI
PMI Asal Bantul Meninggal Dunia Setelah Lima Hari Koma Karena Peradangan Otak
11 May 2021 21:09:34 WIB | Hanik Tw | dibaca 755
Ket: Lima Hari Koma Karena Peradangan Otak,
Foto: Faisal Soh
Taipei, LiputanBMI - Kabar duka kembali datang dari PMI di Taiwan, Sunaryati asal Bantul, Jogyakarta hari ini (10/5) meninggal karena divonis peradangan otak setelah koma selama 5 hari.

Hal tersebut disampaikan Faisal Soh melalui akun fanspage nya hari ini (10/5/2021).

"Innalillahi wainnaillaihi roji'un. Telah berpulang kawan kita PMI overstayed asal Bantul Jogyakarta. Almarhumah Sunaryati pukul 15:40 waktu Taiwan karena sakit, " tulis Faisal soh.

Menurut informasi, Sunaryati masuk Taiwan pada tahun 2017 lalu, dan kemudian ia menjadi PMI ilegal sekitar bulan 10 tahun lalu.

Menurut keterangan suaminya, Sunaryati awalnya merasa kepalanya sakit, kemudian majikannya membawa dia ke rumah sakit.

Namun, setelah makan obat keadaan Sunaryati tidak juga membaik. Sunaryati hanya tiduran dan tidak bisa berjalan, ia dibawa lagi ke RS. Menurut dokter, kondisi Sunaryati sudah parah dan dalam keadaan koma, ia dirawat di ICU.

Tim dokter mengatakan, dengan kondisi pasien yang seperti itu apabila dilakukan operasi kemungkinan berhasil hanya 30% saja dan akan cacat permanent, namun jika tidak dilakukan operasi kemungkinan dia akan meninggal dunia.

Majikannya yang profesinya hanya sebagai petani juga bertanggung jawab, mereka ikut mengeluarkan uang untuk biaya perawatan Sunaryati meskipun uang tersebut tidak mencukupi untuk biaya RS.

Selama lima hari dirawat kondisi Sunaryati tidak ada perubahan, ia masih tetap dalam keadaan koma.

Hari ini (10/5) Faisal Soh menerima kabar dari RS kalau Sunaryati meninggal dunia sekitar pukul 15:40 waktu Taiwan. Dan proses pemulangan jenazah sudah diurus oleh KDEI Taipei.
(HNI, 11/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh