Berita > Seputar TKI
Mulai Tahun Depan Tarif Astek di Taiwan Naik, Berikut Perinciannya
30 Oct 2020 20:46:47 WIB | Hanik Tw | dibaca 817
Ket: Kantor astek Umumkan Mulai Tahun Depan Tarif Astek di Taiwan Naik
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Kantor asuransi tenaga kerja Taiwan (BLI) hari ini (30/10) mengumumkan bahwa mulai tanggal 1 Januari 2020 biaya premi asuransi tenaga kerja (Astek) akan naik.

Akibat kenaikan tersebut, sebanyak 10,5 juta pekerja di Taiwan termasuk pekerja migran sektor informal akan terkena pengaruhnya.

Adapun perinciannya adalah biaya astek yang dibebankan pekerja setiap bulannya naik antara NTD 24 hingga NTD 46, atau dalam setahun naik antara NTD 288 hingga NTD 552.

Sementara tarif yang dibebankan ke majikan naik antara NTD 84 hingga NTD 160 setiap bulannya, atau dalam setahun naik menjadi NTD 1.008 hingga NTD 1.920.

Perbandingan atau rasio beban biaya astek untuk kecelakaan umum dan asuransi kerja setiap bulannya antara pekerja, pemberi kerja (majikan) dan pemerintah adalah 2:7:1.

Sesuai gaji pokok minimum yang mulai tahun depan akan naik dari NTD 23.800 menjadi NTD 24.000, sementara tarif astek akan mengalami kenaikan 0.5%, maka biaya astek yang dibebankan pekerja setiap bulannya naik NTD 24, dan yang dibebankan majikan naik NTD 84 perbulan.

Sebagaimana peraturan-peraturan sebelumnya, setiap ada kenaikan gaji pasti akan diiringi dengan kenaikan tarif astek, tarif asuransi kesehatan (askes) serta biaya kebutuhan hidup sehari-hari juga ikut naik.

Untuk pekerja migran sektor formal, jangan kaget jika mulai tahun depan ada tambahan potongan pada perincian slip gaji kalian.
(HNI, 30/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh