Berita > Info Penting
Mulai 1 Agustus WNA Diperbolehkan Berobat ke Taiwan
28 Jul 2020 20:42:35 WIB | Hani Tw | dibaca 163
Ket: Mulai 1 Agustus WNA Diperbolehkan Berobat ke Taiwan
Foto: Taiwan today
Taipei, LiputanBMI - Pusat Komando Epidemi Sentral (CECC) mengumumkan bahwa mulai tanggal 1 Agustus 2020, Taiwan akan memperbolehkan warga negara asing (WNA) yang ingin berobat untuk memasuki Taiwan, setelah memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Keputusan ini berlaku untuk WNA yang ingin menjalani pengobatan di semua bidang, kecuali untuk cek kesehatan dan bedah plastik.

Izin masuk juga akan diberikan untuk pasangan, atau anggota keluarga yang akan menemani pasien. Pasien harus melakukan pengajuan khusus apabila ingin membawa perawat yang bukan anggota keluarga.

Untuk mengajukan izin masuk ini, pasien harus menyertakan kemampuan finansial sebesar US$ 30.000, atau bukti asuransi kesehatan dengan nominal uang pertanggungan yang sama.

Pasien yang akan datang berobat juga harus menyertakan hasil tes negatif virus Corona (Covid-19) yang dilakukan 3 hari sebelum boarding, dan setelah tiba di Taiwan pasien masih harus menjalani karantina selama 14 hari. Setelah menyelesaikan masa karantina, pasien harus kembali menjalani tes dan semua biaya harus ditanggung secara mandiri.

Apabila pasien membutuhkan perawatan darurat setelah tiba di Taiwan, pasien tersebut akan segera diantar ke rumah sakit, menjalani pengambilan sampel, dan ditempatkan di kamar rawat inap untuk 1 orang (single) atau ruang isolasi bertekanan negatif.

Pengajuan untuk kunjungan berobat bisa dilakukan di Kedutaan Besar atau Kantor Perwakilan Taiwan di luar negeri, termasuk TECO Taipei Economic and Cultural Office (TECO) di Hong Kong dan Macau.

Dilansir Taiwan Today (24/7), kepala CECC, Chen Shih-chung (陳時中), mengatakan pemberian izin masuk untuk kunjungan berobat adalah sebuah bentuk aksi kemanusiaan, karena Taiwan memiliki layanan dan teknologi kedokteran yang sangat baik dan memadai, seperti transplantasi tulang belakang dan transplantasi hati. Pemberian izin masuk untuk kunjungan berobat ini terbuka untuk semua negara.

Pada tahun 2019, sebanyak 380.000 WNA datang ke Taiwan untuk berobat, tetapi beberapa waktu yang lalu pemberian visa tersebut dihentikan karena adanya pandemi virus Corona. Layanan pengobatan yang paling banyak dipilih oleh WNA pada tahun lalu adalah tes kesehatan dan bedah plastik, tetapi ada juga beberapa pasien kanker.
(HNI, 28/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh