Berita > Seputar TKI
Pekerja Migran Tidak Bisa Keluar Masuk Taiwan, Majikan Boleh Ajukan Perekrutan Pekerja Jangka Pendek
23 Jul 2020 20:41:54 WIB | Hani Tw | dibaca 740
Ket: Pekerja Migran Tidak Bisa Keluar Masuk Taiwan, Majikan Boleh Ajukan Perekrutan Pekerja jangka Pendek
Foto: United Daily News
Taipei, LiputanBMI - Kementerian Tenaga kerja Taiwan mengumumkan kembali diberlakukannya perekrutan jangka pendek bagi majikan yang pekerjanya habis kontrak tanggal 17 Juli hingga 17 September 2020.

Hal tersebut diberlakukan mengingat banyak sekali pekerja migran yang tidak bisa pulang ke negara asal maupun mereka tidak bisa masuk ke Taiwan.

Perekrutan jangka pendek berlaku bagi pekerja migran yang masa kontrak kerjanya habis tanggal 17 Juli hingga 17 September 2020.

Adapun masa kontrak atau izin kerja perekrutan jangka pendek kontrak kerjanya antara tiga bulan hingga enam bulan.

Sejak pandemi Corona menyebar ke hampir seluruh dunia, serta untuk menghindari transmisi lintas batas antar negara, sejak tanggal 17 Maret ~ 17 Juni Taiwan telah memberlakukan adanya perpanjangan kontrak bagi pekerja migran yang sudah habis masa kontraknya.

Namun, dikarenakan sampai hari ini pandemi tersebut masih menyebar di beberapa negara asal Pekerja Migran, maka depnaker kembali memberlakukan perekrutan jangka pendek.

Dilansir United Daily News (23/7), menurut depnaker hingga tanggal 15 Juli kemarin jumlah pekerja migran yang memperpanjang kontrak jangka pendek sebanyak 806 orang, jumlah terbanyak adalah memperpanjang kontrak selama enam bulan.

Kementerian Tenaga kerja mengatakan, yang perlu dicatat adalah hak dan kewajiban pekerja migran seperti halnya gaji, tidak boleh lebih rendah dari konten yang disepakati dalam surat perjanjian perincian gaji pada kontrak sebelumnya.
(HNI, 23/07)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh