Berita > Info Penting
Buang Masker Bekas di Kaoshiung Akan Didenda NTD 3600, dan Bonus 20% Bagi yang Melaporkan
28 Jun 2020 20:21:45 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 296
Ket: Buang Masker Bekas di Kaoshiung Akan Didenda NTD 3600, dan Bonus 20% Bagi yang Melaporkan
Foto: United Daily News
Kaohsiung, LiputanBMI - Biro perlindungan lingkungan Kaohsiung akan mengenakan denda sebesar NTD 3600 bagi siapapun yang membuang masker bekas di sembarang tempat dan memberikan bonus 20% bagi yang melaporkannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh petugas Biro perlindungan lingkungan karena pertimbangan kebersihan lingkungan tetap terjaga serta demi kesehatan masyarakat.

Selain itu, dengan membuang masker bekas bisa menjadi salah satu sebab meningkatnya risiko penularan kepada orang lain terlebih dalam masa pandemi.

Biro perlindungan lingkungan juga akan memberikan bonus 20% kepada masyarakat yang melaporkan apabila mengetahui ada orang membuang masker bekas dengan menunjukkan bukti yang kuat seperti foto atau rekaman video.

Sebagaimana yang terjadi pada seorang pengemudi, tiba-tiba ia membuka pintu dan melemparkan masker bekas ke jalan saat berhenti karena lampu merah. Kejadian tersebut terekam jelas di cctv yang terpasang pada mobil di belakangnya. Akhirnya oleh pengemudinya dilaporkan ke Biro perlindungan lingkungan Kaohsiung.

Melalui plat mobil yang terekam akhirnya ditemukan pemilik mobil tersebut dan dikenakan denda NTD 3600 oleh Biro perlindungan lingkungan.

Dilansir United Daily News (28/6), selama periode pencegahan epidemi, Badan Perlindungan Lingkungan Kaohsiung memperkuat pengawasan di area yang rentan terhadap masker berserakan dengan mengirim personel ke beberapa rumah sakit, stasiun MRT, stasiun kereta api, stasiun kereta api cepat atau Kaodie, dan pintu keluar masuk penumpang di terminal.

Menurut Biro perlindungan lingkungan, tindakan membuang masker bekas sembarangan telah melanggar UU kebersihan limbah terutama, di masa pencegahan pandemi. Untuk itu, Biro perlindungan lingkungan telah menaikkan standar denda yang semula NTD 1200 menjadi NTD 3600 bagi yang melanggar pertama kali, sedangkan apabila melanggar ke dua kalinya akan didenda hingga NTD 6000.
(IYD, 28/06)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh