Berita > Seputar TKI
Ribuan WNI yang Ditahan Imigrasi Malaysia akan ‘Dihantar Pulang’
30 May 2020 19:58:54 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 3868
Ket: ilustrasi
Foto: FP JIM
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Pekerja migran tak berdokumen atau biasa diistilahkan Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI), termasuk ribuan warga negara Indonesia yang berada di Depoh Tahanan Imigresen (rumah detensi imigrasi, Red) di Malaysia akan dihantar pulang (dideportasi) ke negara masing-masing.

Menteri Kanan (Keselamatan), Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengatakan, keputusan itu dicapai melaui pertemuan khusus antara Jabatan Imigresen Malaysia (JIM) dan Kementerian Luar Negeri Malaysia terkait proses pendeportasian PATI pada Kamis (28/5) lalu.

Menurut Ismail Sabri, pemerintah Malaysia telah mendapat persetujuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk menghantar pulang PATI warga Indonesia yang berada di Malaysia, dengan rincian 2.189 WNI yang berada di Depoh Tahanan Imigresen Semenanjung dan Sarawak serta 672 WNI di Sabah.

"Jadwal penghantaran pulang dibuat dalam dua tahap, yaitu pada 6 Juni dan 10 Juni 2020. Kelompok pertama sebanyak 450 orang, sedangkan kelompok kedua 445 orang yang akan dihantar pulang dengan tiga penerbangan ke Jakarta, Medan dan Surabaya,” kata Ismail Sabri pada sidang media harian Perintah Kawalan Pergerakan Bersyarat (PKPB) di Putrajaya, Sabtu (30/5).

Lebih lanjut Ismail Sabri mengatakan, proses pendeportasian PATI WNI juga akan menggunakan jalur laut. Sebanyak 1.294 WNI dijadwalkan akan dideportasi ke Medan pada 22 Juni 2020. Sementara sebanyak 2.623 WNI akan dihantar pulang secara bertahap dalam masa dua bulan dari sekarang.



Sumber: Semua PATI dihantar pulang
(FK, 30/05)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh