Berita > Seputar TKI
22 Tahun Tak Bertemu, Lina Mencari Papanya Warga Malaysia
17 May 2020 20:03:24 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1806
Ket: Leong Yow Loy
Foto: Lina
Nasional, LiputanBMI - “Kalau papa masih hidup dan tidak bisa pulang ke Blitar menemui Lina dan ibu, paling tidak papa ngasih kabar. Kita bisa berkomunikasi melalui video call untuk mengobati rasa rindu Lina selama ini.

“Kalau papa ingin pulang ke rumah Blitar yang pernah papa belikan buat Lina dan Ibu, pulanglah, Pa. Aku dan ibu pasti akan menyambut hangat kedatangan papa.”


Begitulah ratapan seorang anak yang selama 22 tahun berharap dapat bertemu bapak kandungnya.

Lina Rahayu Agustin, warga Kota Blitar, Jawa Timur sedang mencari papanya, seorang warga negara Malaysia berkebangsaan Cina bernama Leong Yow Loy.

Menurut Lina, sejak berusia tiga bulan, ia telah ditinggal papanya ke Malaysia. Selama 22 tahun, Lina yang lahir pada tahun 1998 itu sama sekali belum pernah bertemu papanya.

Lina ketika digendong papanya
Ket. foto: Lina ketika digendong papanya
Sumber foto: Lina



Awalnya, kata Lina, sang papa masih sering berkomunikasi dengan ibunya melalui telepon. Namun, sejak tahun 2010, ketika Lina masih kelas 5 SD, papanya tidak pernah lagi menghubungi keluarga.

“Aku dan ibuku lost kontak dengan papa sejak tahun 2010. Kata ibuku, papaku seorang enjiner (insinyur, Red) dan bekerja di sebuah perusahaan instalasi AC di Kuala Lumpur. Seingat ibu, papaku tinggal di Klang Lama,” kata Lina kepada LiputanBMI, Minggu (17/5).

Lebih lanjut Lina menceritakan, di Malaysia, papanya mempunyai dua anak dari istri pertama. Papanya juga pernah memberi nama chinese untuk Lina.

“Ibuku bernama Sunarseh. Aku diberi nama chinesse oleh papaku Leong Wing Kee. Papaku punya dua anak dari bini pertama, yaitu Leong Apung (perempuan) dan Leong Ape (laki-laki),” ungkap Lina.

Selama ini, upaya yang dilakukan Lina agar bisa menemukan papanya hanya dengan cara menghubungi nomor telepon sebagaimana yang tertera di kartu nama sang papa yang disimpan ibunya. Akan tetapi, nomor telepon tersebut sudah tidak bisa dihubungi.

Untuk itu, Lina berharap dan meminta tolong kepada siapa pun yang pernah mengenal dan/atau mengetahui keberadaan papanya, seorang warga Malaysia berkebangsaan Cina bernama Leong Yow Loy agar menghubungi nomor telepon/WA +62 857-0837-0328.

“Minta tolong kepada teman-teman di Malaysia yang mengetahui keberadaan papa saya, Leong Yow Loy agar menghubungi nomor WA di atas. Aku dan ibu sangat merindukan papa. Sudah 22 tahun aku selalu berharap dapat bertemu papa,” harap Lina.
(FK, 17/05)

BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh