Berita > Komunitas
Peringati Hari Santri, PCINU Arab Saudi Gelar Konfercab Ketiga dan LDK
26 Oct 2019 12:51:30 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 568
Ket: Konsul Jenderal RI Jeddah, Dr. Mohamad Hery Saripudin membuka Konfercab PCINU ketiga di MIJ
Foto: Thobib
Jeddah, LiputanBMI - Pengurus Cabang Istimewa Nahdatul Ulama (PCINU) Arab Saudi memperingati Hari Santri Nasional sekaligus menggelar Konferensi Cabang Istimewa ketiga dan Latihan Dasar Kepemimpinan Nahdatul Ulama di Masjid Indonesia Jeddah (MIJ), Jumat (25/10/2019).

Acara tersebut mengangkat tema 'Meneguhkan Budaya Santri untuk Kemaslahatan Ummat' yang dimulai dengan pembacaan ayat suci Al Quran, Shalawat Nabi, lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Waton/Subbanul Waton. Konferensi Cabang Istimewa dibuka oleh Konsul Jenderal RI Jeddah, Dr. Mohamad Hery Saripudin.

Pada Konferensi Cabang Istimewa yang digelar kali ketiga itu menetapkan H. Imron Masyhudi sebagai Ketua PCINU Arab Saudi yang dipilih secara demokratis.

Dalam penyampaian visi misinya, H. Imron menggarisbawahi pentingnya kemandirian yang perlu dilakukan PCINU Arab Saudi dalam menjalankan program kerja ke depan.

"Bukan hanya finnahdliyah dan wathoniyah, tapi kemandirian juga penting agar kita tidak bergantung pada pihak lain dalam menjalankan program kerja," ujarnya.

Pria yang juga aktif sebagai penyiar radio siaran bahasa Indonesia di Jeddah itu juga mengajak para santri untuk meneruskan para pendahulu, yaitu santri sebagai pewaris ulama.

H. Imron juga mengaku bangga atas diakuinya santri dengan ditetapkanya Hari Santri Nasional yang jatuh pada 22 Oktober. Dia berharap Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang notabene mantan Rais Aam Nahdatul Ulama lebih peduli terhadap santri Indonesia yang ada di Arab Saudi.

Sementara itu untuk sesi Latihan Dasar Kepemimpinan Nahdatul Ulama, acara diisi dengan penyuluhan ketenagakerjaan oleh Atase Tenaga Kerja KBRI Riyadh, Dr. Sa'dullah Affandi, penyuluhan hukum oleh Atase Hukum, Rinaldi Umar, SH.,MH dan penyuluhan pendidikan oleh Atase Pendidikan, Achmad Ubaedillah M.A.,Ph.D.

(IYD, 26/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh