Berita > Info Penting
Tiga ABK Indonesia Meninggal, Tiga Lainnya Terluka Dalam Tragedi Robohnya Jembatan Nanfang Ao,Yilan
01 Oct 2019 09:50:05 WIB | Hani Tw | dibaca 18210
Ket: Jemabatan Nanfang Ao roboh, diperkirakan sebanyak 21 orang terluka
Foto: Chinatimes
Yilan, LiputanBMI - Update, Empat dari enam korban hilang sampai berita ini diturunkan sudah ditemukan dalam keadaan sudah meninggal. Tiga ABK Indonesia atas nama Wartono, Ersona dan M. Domiri, sedangkan satu dari Filipina atas nama Serencio Andree Abregana.

Jembatan Lintas Laut Nanfang Ao di Su'ao, Yilan, pagi ini Selasa, 1 Oktober 2019 sekitar pukul 9:30 waktu setempat roboh yang mengakibatkan 3 perahu tertimpa reruntuhan,jumlah korban 9 orang berhasil diselamatkan, 6 orang lainnya yang hilang adalah pekerja migran asal Indonesia 3 orang (Wartono, Ersona, Mohamad Domiri), sedangkan 3 lainnya dari Filipina (Serencio Andree Abregana, Escalicas Romulo Jr Ilustrisimo, Impang George Jagmis).

Sebagaimana dilansir Chinatimes (1/10/2019), tiga kapal nelayan tertindih dan mengeluarkan asap dan 9 orang terperangkap di dalamnya berhasil diselamatkan, 6 orang terluka berat sudah dilarikan ke RS. Bo Ai, Luotong, sedangkan 3 lainnya di bawa ke RS. Veteran, Suao.

Pada saat kejadian kemarin, seseorang yang sedang mengambil rekaman pada jembatan menyaksikan adanya sebuah kendaraan truk yang mengangkut minyak melewatinya,beberapa detik sebelum sampai ujung jembatan tiba-tiba jembatan roboh dan truk jatuh ke laut. Akan tetapi sopir truk yang bermarga Chang dan anaknya selamat.

Tentang penyebab mengapa jembatan itu tiba-tiba ambruk masih dalam penyelidikan tim Biro Pemadam Kebakaran Kabupaten Yilan. Presidan Taiwan Tzai Ying-wen (蔡英文) kemarin juga telah datang langsung ke TKP serta menjenguk korban yang sedangdi rawat di RS.
(HNI, 01/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh