Berita > Seputar TKI
Kecelakaan Saat Bertugas Jadi Panwaslu di Kuala Lumpur, PMI Asal Pati Patah Kaki
23 Apr 2019 23:23:58 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 865
Ket: Sumarno dirawat di ruang intensif Hospital Kuala Lumpur (HKL) ditemani istrinya
Foto: Mahfudz Tejani
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Sumarno (29), Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Pati, Jawa Tengah mengalami kecelakaan hingga patah kedua tulang kakinya saat bertugas sebagai Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di Kuala Lumpur, Malaysia.

Insiden tersebut terjadi di Jalan Tun Razak, Kuala Lumpur saat ia sedang dalam perjalanan menggunakan motor menuju pusat penghitungan suara di Putra World Trade Center (PWTC) pada Rabu (17/4/2019) lalu. Motor yang dikendarai Sumarno menabrak sebuah mobil yang sedang parkir di tepi jalan.

“Sepeda motornya mengalami kerusakan total dan mobil yang ditabraknya hancur di bagian belakang, sedangkan Sumarno mengalami luka parah di sekitar leher dan dagunya, serta kedua kakinya mengalami patah tulang,” kata Mahfudz Tejani, teman Sumarno.

Saat ini, Sumarno dirawat di ruang intensif Hospital Kuala Lumpur (HKL) ditemani istrinya dan masih menunggu proses operasi kedua kakinya yang patah dilaksanakan.

Menurut Mahfudz, saat kejadian pihak keluarga sudah memberitahukan pihak Panwaslu Kuala Lumpur tentang nasib naas yang dialami Sumarno. Namun, karenasaat itu proses rekapitulasi penghitungan suara sedang berlangsung, pihak Panwaslu Kuala Lumpur baru datang menjenguk Sumarno dua hari kemudian.

Awalnya, kata Mahfudz, proses perawatan Sumarno di HKL sempat mengalami kendala karena pihak hospital meminta deposit terlebih dahulu. Untungnya pemilik mobil yang ditabrak bekerjasama dengan pihak asuransi mau membantu menanggung pembiayaan sementara.

Ketika dihubungi LiputanBMI, Selasa (23/4) malam, istri Sumarno mengatakan kondisi suaminya masih lemah dan hingga saat ini kaki Sumarno yang patah juga belum dioperasi.

“Belum juga dioperasi kakinya. Kondisinya juga masih lemah,” katanya.
(FK, 23/04)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh