Berita > Seputar TKI
Pemerintah RI Berharap Investigasi Bebasnya Majikan Adelina Segera Dapatkan Hasil
22 Apr 2019 21:36:12 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1050
Ket: (Almh) Adelina (kiri) dan majikan Adelina, Ambika (kanan)
Foto: LBMIMY
Kuala Lumpur, LiputanBMI - Jaksa Agung Malaysia telah memerintahkan dilakukan investigasi atas dibebaskannya majikan Adelina Lisao oleh Pengadilan Tinggi Pulau Penang untuk mengetahui penyebab pihak jaksa membatalkan tuntutan yang telah diajukan sebelumnya.

Daalam rilis yang diterima LiputanBMI, Senin (22/4), melalui Konsulat Jenderal RI di Penang, pemerintah Indonesia menyatakan menghormati sepenuhnya hukum Malaysia dan berharap proses investigasi terhadap kasus tersebut dapat segera membuahkan hasil.

Lebih lanjut KJRI Penang menjelaskan, pemerintah Indonesia sangat terkejut dengan keputusan bebas murni terhadap majikan Adelina Lisao yang diputuskan Pengadilan Tinggi Pulau Penang pada tanggal 18 April lalu.

Baca: Majikan Adelina Bebas, KJRI Penang akan Ajukan Permohonan Banding

Sejauh catatan pemerintah Indonesia, saksi dan bukti yang ada sangat kuat. Namun, hingga dijatuhkannya keputusan sejumlah saksi kunci belum dihadirkan dalam persidangan untuk didengarkan keterangannya.

Sementara menunggu hasil investigasi terhadap kasus tersebut, KJRI Penang telah menunjuk pengacara untuk melakukan watching brief dalam persidangan-persidangan berikutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pengadilan Tinggi Pulau Penang telah membebaskan majikan Adelina, Ambika MA Shan dari segala tuntutan. Padahal, perempuan berusia 61 tahun tersebut sempat terancam hukuman gantung sampai mati atas dakwaan melakukan penyiksaan terhadap Adelina hingga meninggal dunia.

Adelina yang bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga(PRT) di rumah Ambika meninggal dunia di Hospital Bukit Mertajam, Penang pada 11 Februari 2018 akibat luka-luka karena sering disiksa, bahkan dipaksa tidur di luar rumah bersama seekor anjing penjaga.

(FK, 22/04)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh