Berita > Ekosospol
141 TKA di Ruentex Industries, Taoyuan Terancam PHK karena Bangkrut
23 Feb 2019 22:00:24 WIB | Yully Agyl | dibaca 1557
Ket: Ilustrasi
Foto: CNA
Taipei, LiputanBMI - Ruentex Industries Ltd., cabang produksi tekstil konglomerat Ruentex Group, telah memutuskan untuk menutup pabrik tekstil yang berlokasi di Distrik Yangmei, Kota Taoyuan, Taiwan yang akan berpengaruh pada lebih dari 300 karyawan.

Sebagaimana dilansir CNA, Jumat (23/2/2019), dalam konferensi pers, Ruentex Industries mengatakan akan menutup pabrik Yangmei mulai 26 April karena tidak mampu menanggung kerugian lebih lanjut yang ditimbulkan oleh pabrik. Dilaporkan lebih dari NTD 100 juta (USD 3,23 juta) dalam kerugian setahun selama tiga tahun terakhir tahun.

Juru bicara perusahaan mengatakan, kerugian besar telah memaksa Ruentex Industries membuat keputusan untuk menutup pabrik Yangmei. Sementara pengamat pasar setuju pengumuman itu dilakukan lebih awal agar tidak mengejutkan.

Penutupan itu akan memengaruhi 303 karyawan, yang terdiri dari 162 pekerja lokal Taiwan dan 141 sisanya adalah pekerja migran.
Diantara 162 karyawan lokal, 93 telah memilih pensiun dan 69 akan diberhentikan, tetapi perusahaan akan membantu 69 karyawan untuk mendapatkan pekerjaan di lain perusahaan.
Sedangkan ke-141 pekerja migran semuanya akan diberhentikan.

Ruentex Industries mengatakan pabrik Yangmei menyumbang 7,17% dari penjualan konsolidasi perusahaan pada tahun 2018. Setelah penutupan, perusahaan akan melakukan outsourcing lain di dalam dan di luar negeri dalam pembuatan tekstil. Langkah ini yang diharapkan dapat menurunkan biaya produksi sebesar 14-20%. Perusahaan akan melanjutkan bisnisnya dan berfungsi sebagai agen penjualan untuk merek-merek fashion internasional dan merek teh asing.

Menurut laporan media lokal, Ruentex Industries mengubah dirinya menjadi perusahaan induk yang memiliki berbagai bisnis, seperti asuransi jiwa dan pengembangan biotek. Selain itu, perusahaan telah menginvestasikan USD 100 juta dalam dana ekuitas swasta Ho Pu USD Master Fund III, LP yang telah berkontribusi pada pendapatannya. Dalam sembilan bulan pertama tahun ini, Ruentex Industries membukukan laba per saham NTD 11,99, dibandingkan dengan NTD 4,81 di EPS dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
(YLA, 23/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh