Berita > Seputar TKI
BAZNAS Bantu Biaya Kepulangan 22 Calon PMI Taiwan Korban Penipuan
07 Feb 2019 13:22:49 WIB | Juwarih | dibaca 146
Ket: Kiri, penyerahan bantuan dari BAZNAS ke para Korban. Kanan, sejumlah calon PMI korban penipuan siap-siap akan pulang kampung.
Foto: Serikat Buruh Migran Indonesia
Nasional, LiputanBMI - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membantu biaya transportasi kepulangan 22 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Taiwan korban penipuan perekrut ke kampung halamannya masing-masing.

Serah terima bantuan diberikan oleh Abdul Hakim, selaku perwakilan dari pihak BAZNAS kepada para korban secara langsung di sekretariat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) di Jl. Pengadegan Utara I, No.1A, RT. 08, RW.06, Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2019).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) SBMI, Anwar Ma'arif alias Bobi Alwy kepada LiputanBMI, Kamis 7 Februari 2019.

"BAZNAS melalui perwakilannya telah menyerahkan bantuan biaya kepulangan untuk para CPMI korban penipuan. Masing-masing mendapatkan Rp 150 ribu," ucap Bobi.

Dalam kesempatan itu pula, Sekjen SBMI menyampaikan usulan kepada pihak BAZNAS pusat agar memberi rekomendasi atau rujukan ke BAZNAS di daerah masing-masing asal para korban tinggal untuk mendapatkan bantuan lanjutan.

Menurut Bobi, para korban sudah masuk kategori penerima zakat (Ghorimin) sebagai orang yang sedang terlilit hutang. Hal ini mengingat uang untuk biaya proses penempatan calon PMI ke Taiwan diperoleh dari hutang.

"Saya usulkan kepada BAZNAS pusat untuk merujuk ke BAZNAS daerah agar para korban mendapatkan bantuan lanjutan. Menurut kami, mereka sudah masuk kategori penerima zakat (Ghorimin)," jelasnya.

Sementara Dwi Aryanto, salah satu perwakilan dari 22 orang penerima bantuan mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang sudah peduli membantu biaya kepulangan para korban penipuan ke kampung halamannya masing-masing.

"Saya, baik atas nama pribadi maupun perwakilan dari kedua puluh dua orang calon PMI Taiwan korban penipuan oleh perekrut mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS yang sudah membantu meringankan beban kami," ucapnya.

Kedua puluh dua orang calon PMI Taiwan korban penipuan oleh perekrut setelah lebih dari satu minggu tinggal di sekretariat SBMI di Jakarta, rencananya akan pulang ke daerahnya masing-masing pada Kamis 7 Februari 2019.

(JWR, 07/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh