Berita > Seputar TKI
Diduga Tipu 40 Calon PMI Taiwan, Pelaku Kabur ke Hong Kong
06 Feb 2019 01:07:16 WIB | Juwarih | dibaca 799
Ket: Seni Arlita Paulina, perekrut warga Semarang yang diduga kabur ke Hong Kong
Foto: Serikat Buruh Migran Indonesia
Jakarta, LiputanBMI - Diduga telah menipu 40 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) asal Tulungagung, Trenggalek, Blitar, Malang, Jawa Timur dan dari beberapa kabupaten di Jawa Tengah yang dijanjikan akan dipekerjakan ke Taiwan, Seni Arlita Paulina dikabarkan telah meninggalkan Indonesia atau kabur dengan membawa uang hasil penipuannya ke Hong Kong, pada Selasa 5 Februari 2019.

Informasi tersebut disampaikan Anwar Ma'arif alias Bobi, Sekertaris Jenderal Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) melalui sambungan telepon kepada LiputanBMI, pada Selasa malam (5/2/2019).

"Seni Arlita Paulina, perekrut cantik yang mengaku orang dari Semarang ini dikabarkan pagi tadi (Selasa, 5/2/2019) telah kabur ke Hong Kong melalui Bandara Juanda, Surabaya," ucap pria yang akrab dipanggil Bobi Alwy ini.

Bobi menjelaskan, bahwa dirinya dapat informasi tersebut dari salah satu korban setelah menghubungi pemilik rumah di Jl. Belimbing, Desa Tangkil, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, Jawa Timur yang ditempati oleh si perekrut dalam menjalankan praktek penipuannya.

"Kata salah satu korban yang sudah menghubungi Sumiyati, pemilik rumah yang dijadikan tempat merekrut calon PMI bahwa Paulin sedang ke Hong Kong untuk menemui bosnya," jelas Bobi.

Bobi mengatakan, setelah dapat kabar Paulina diduga melarikan diri ke Hong Kong, pihaknya langsung berkoordinasi dengan para pengurus SBMI Hong Kong, Blitar, Malang, Tulungagung, dan Semarang untuk mencari kebenaran informasi tersebut.

"Mereka, para pengurus SBMI di Hongkong, Blitar, Malang, Tulungagung, dan Semarang, sudah bergerak untuk mencari pelaku," kata Sekjen SBMI.

Dalam kesempatan ini Bobi berpesan, kepada siapapun jika ada yang melihat keberadaan Seni Arlita Paulina, perekrut asal Semarang saat ini dimohon untuk segera menghubungi call center SBMI: 08521718558/ (021)79193879.

"Saya berharap jika ada yang mengetahui keberadaan Paulina saat ini, segera menghubungi call center SBMI," pungkasnya.

Diketahui, pada Kamis 31 Januari 2019 Serikat Buruh Migran Indonesia menerima pengaduan dari 22 orang calon PMI ke Taiwan korban penipuan oleh Seni Arlita Paulina, perekrut asal Semarang.

Atas pengaduan dari para korban, SBMI berkomitmen akan terus mendampingi calon PMI korban penipuan dengan berbagai cara yang akan dilakukan, seperti pendekatan sosial, termasuk jalur hukum jika perekrut tidak koperatif.

(JWR, 06/02)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh