Berita > Komunitas
Slamet Hariyadi: Pemimpin Harus Jadi Teladan
13 Jan 2019 02:01:57 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 595
Ket: Slamet Hariyadi (tengah)
Foto: Didin Jepret
Jeddah, LiputanBMI - Ketua DPC BMI-SA Taif, Slamet Hariyadi S.Pd.I mengatakan, seorang pemimpin harus menjadi teladan bagi yang dipimpinnya. Hal itu dikatakan Slamet saat menjadi pemateri kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarkan DPWLN BMI-SA di Jeddah, Jumat (11/1/2019) dini hari.

"DI AD/ART BMI-SA itu disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus atau anggota BMI-SA harus beragama Islam. Maka sebagai seorang muslim dalam hal kepemimpinan kita harus mencontoh Rasulullah SAW yang mana Baginda selalu memberikan teladan terbaik bagi umatnya," ujarnya.

Selain itu pria lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Pamekasan ini menyebutkan, pemimpin harus kreatif dan tidak boleh bersifat otoriter serta harus mendengarkan masukan-masukan dari bawah. Agar tidak ada kepemimpinan otoriter, lanjut Slamet, maka anggota atau masyarakat harus berani bersuara mengeluarkan hak pendapatnya.

"Kalau anggota atau masyarakat tidak berani berbicara, maka secara otomatis hal itu akan menciptakan kepemimpinan yang otoriter," jelasnya.

Kegiatan LDK yang mengangkat tema " Mewujudkan Generasi Pemimpin yang Berkualitas, Berkarakter dan Bertanggung Jawab" itu dihadiri 42 pengurus dan anggota BMI-SA Jeddah dan Taif.

Ketua DPWLN BMI-SA Jeddah, Marwan MD menyebutkan digelarnya kegiatan LDK itu agar memberikan edukasi kepemimpinan bagi pengurus dan anggota yang baru bergabung ke BMI-SA.

"Ya, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi pengurus dan anggota agar mereka mampu menjadi pemimpin di masa depan, minimal menjadi kepala rumah tangga yang baik," katanya.
(IYD, 13/01)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh