Berita > Komunitas
Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia di Taiwan Terima Penghargaan Hassan Wirajuda 2018 dari Kemlu RI
08 Dec 2018 23:41:03 WIB | Yully Agyl | dibaca 438
Ket: Ketua FOSPI, Achmad Mudzakir saat menerima penghargaan HWPA 2018 di Jakarta.
Foto: Fb Fospi Donggang Pintung
Taipei, LiputanBMI - Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI) Donggang, Pintung, Taiwan menerima Penghargaan Hassan Wirajuda Perlindungan WNI Award (HWPA) tahun 2018 yang digelar oleh Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Jumat (07/12/18).

Penghargaan diterima langsung Ketua FOSPI, Achmad Mudzakir yang juga disaksikan oleh Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi, Kabid Perlindungan WNI dan Pensosbud, Fajar Nuradi. FOSPI terpilih dalam kategori Masyarakat Madani Indonesia, yaitu penghargaan atas perannya dalam perlindungan WNI di Luar Negeri.

“Alhamdulillaah, FOSPI mendapat penghargaan dari Kemlu di Jakarta malam ini (Jumat, Red), diterima oleh Bapak Ketua Fospi Donggang Pingtung, Achmad Mudzakir. Berkat kerja serta do'a kita semua, dan ridho Allah SWT. Semoga kita tetap rendah hati, dan tegakkan persatuan dan kesatuan di negeri Formosa”, demikian ungkapan syukur FOSPI yang dikutip dari akun Fb Fospi Donggang Pintung.

Sesuai namanya, FOSPI Donggang Pintung adalah salah satu perkumpulan para PMI Anak Buah Kapal (ABK) khususnya yang bekerja di daerah Donggang, Pintung. Selain sebagai sarana bersilaturahmi, fungsi FOSPI juga memberikan informasi dan menerima pengaduan yang terkait dengan ketenagakerjaan.

Selain itu, FOSPI juga telah berhasil mendirikan masjid An Nur, Donggang yang diresmikan pada 18 Februari 2018 lalu. Di masjid itu para ABK bisa melakukan banyak kegiatan, dari sholat berjamaah, tahlilan, yasinan, belajar mengaji dan menulis bahasa Arab, berdiskusi dan kegiatan positif lainnya.

Penghargaan Hassan Wirajuda merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri RI kepada berbagai pihak, individu maupun lembaga, yang dipandang telah berperan besar dalam upaya perlindungan WNI di luar negeri. Pemberian penghargaan bertujuan untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada para pegiat perlindungan dan pemangku kepentingan terkait atas peranan, pengabdian serta kerja keras yang telah dilakukan dalam memberikan perlindungan kepada WNI di luar negeri.

Adapun 19 nama Penerima HWPA 2018 untuk 7 kategori adalah sebagai berikut:

~Kategori Kepala Perwakilan, yaitu: Kepala Perwakilan RI Ankara, Duta Besar Wardana.

~Kategori Staf Perwakilan RI, yaitu: Atase Pendidikan KBRI Kuala Lumpur, Ari Purbayanto; Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Damaskus (Diplomat), Makhya Suminar; Lokal Staf KBRI Bandar Seri Begawan, Dona Maiyerti; dan Lokal Staf KBRI Baghdad di Erbil, Kurdistan, Aram Rasheed Abdullah.

~Kategori Mitra Kerja Perwakilan RI, yaitu: Konsul Kehormatan RI di Montevideo, Uruguay, Nicolas Potrie; Pengacara KBRI Riyadh di Dammam, Arab Saudi, Meshal Mohammed Al Hussain Al Shareef; Pengacara KBRI Kuala Lumpur, Malaysia, Gooi & Azura Law Firm.

~Kategori Mitra Kerja Kementerian Luar Negeri, yaitu: Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Kementerian Hukum dan HAM; Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Kejaksaan RI; dan Direktorat Reserse Kriminal Umum, Kepolisian Daerah NTB.

~Kategori Masyarakat Madani Indonesia, yaitu: Pengacara/Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, Haroen Calehr; Forum Silaturahmi Pelaut Indonesia (FOSPI) di Taiwan; dan WNI di Yaman, Alwi Alkaff, yang secara mandiri melakukan evakuasi WNI dari Kota Aden, Yaman.

~Kategori Jurnalis, yaitu: Dieqy Hasbi Widhana (Tirto.id); Kris Razianto Mada (Harian KOMPAS); dan Radio Elshinta.

~Kategori Pemerintah Daerah, yaitu: Kabupaten Purwakarta dan Desa Letmafo.
(YLA, 08/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh