Berita > Seputar TKI
KJRI Johor Bahru Berhasil Selamatkan PMI yang 8 Bulan Tak Dibayar Gaji
02 Dec 2018 20:44:22 WIB | Figo Kurniawan | dibaca 1132
Ket: Susanti (dalam kurung) ketika tiba di rumahnya
Foto: Sri Asih
Johor Bahru, LiputanBMI - KJRI Johor Bahru berhasil menyelamatkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMi) yang tidak dibayar gaji oleh majikannya selama delapan setengan bulan.

PMI asal Desa Kluwut, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur bernama Susianti tersebut telah dipulangkan ke kampung halamannya, Sabtu (1/12/2018).

Dalam keterangannya, KJRI Johor Bahru menyebutkan, pada tanggal 23 November 2018 Satgas KJRI mendapat pengaduan bahwa ada seorang PMI disiksa dan tidak dibayar gaji oleh majikannya selama dua tahun.

Pada tanggal 26 November 2018, Satgas KJRI Johor Bahru bekerja sama dengan kepolisian setempat mendatangi rumah majikan PMI tersebut. Namun, sesampainya di rumah majikan, PMI yang diketahui bernama Susianti itu didapati dalam kondisi baik-baik dan tidak ditemukan bukti adanya penyiksaan majikan.

“Gaji memang belum dibayar oleh majikan selama 8,5 bulan sebanyak RM 8767. Saat ini majikan telah membayar semua gaji dan telah menguruskan Check Out Memo (COM) di Imigrasi Malaysia. Susanti dihantar pulang ke Indonesia pada tanggal 1 Desember 2018 dan kasus ini telah selesai,” jelas KJRI Johor Bahru melalui keterangan tertulis kepada LiputanBMI, Sabtu (1/12).

Ketika dikonfirmasi LiputanBMI, pihak keluarga mengaku gembira atas kepulangan Susanti. Pihak keluarga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kepulangan Susanti.

“Alhamdulillah Mbak Susanti sudah sampai rumah dengan membawa semua hak gajinya. Mewakili keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada KJRI Johor Bahru dan semua pihak yang telah membantu menyelamatkan Mbak Susanti,” kata Sri Asih, adik ipar Susanti kepada LiputanBMI melalui sambungan telepon, Sabtu (1/12)

(FK, 02/12)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh