Berita > Ekosospol
Lima Agensi di Taiwan ini Dicabut Izinnya, Apakah ini Agensi Kalian?
03 Nov 2018 19:35:40 WIB | Yully Agyl | dibaca 5758
Ket: Dewan Pengembangan Tenaga Kerja Taiwan
Foto: Ss video PTS News
Taipei, LiputanBMI - Lima agensi di Taiwan dicabut izin penyaluran tenaga kerja asing, karena selama 2 tahun berturut-turut tidak memenuhi persyaratan sesuai peraturan pemerintah Taiwan. Dewan Pengembangan Tenaga Kerja Taiwan (WDA) menggunakan sistem pemetaan untuk mengumumkan hasil penilaian agensi periode 2017.

Lima agensi yang masuk dalam penilaian yaitu: Tatung International di New Taipei City, Li Quan, Le Qi di Zhongli Taoyuan, Yi Xuan di Kaohsiung dan National Enterprise Management Consultant di Pingtung.

Seperti yang dilansir PTS News (1/11/2018), anggota Komite Khusus Kelompok Manajemen Tenaga Kerja Transnasional, Su Yu-guo, menjelaskan, selanjutnya agensi-agensi tersebut tidak dapat memperoleh izin operasi penyaluran tenaga kerja.

Menurut pihak WDA, masalah mereka adalah tidak memiliki tenaga penerjemah dan tidak ada saluran pengaduan TKA walau telah menerima biaya agensi.
Dua tahun lalu, UU Ketenagakerjaan telah memberlakukan peraturan perpanjangan kontrak tanpa pulang bagi TKA setelah masa kerja tiga tahun.

Sementara itu, agensi Tatung International menjelaskan bahwa mereka melayani TKA lama dan jarang menyalurkan TKA yang baru pertama kali datang ke Taiwan. Larangan merekrut dari pemerintah di masa mendatang tidak berdampak terhadap mereka.

Asosiasi Tenaga Kerja Internasional Taiwan (TIWA) mengkritik, bahwa metode penilaian tidak efektif dan tidak dapat mengatasi masalah penerimaan biaya agensi berlebihan. Menurut TIWA, walau harus berhenti, agensi dengan nilai buruk tetap dapat mencari orang, mengajukan permohonan izin usaha dan kembali berusaha. Masalah ini akan tetap berlanjut kecuali pemerintah berniat menghentikan agensi swasta dan diambil alih oleh lembaga negara.
(YLA, 03/11)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh