Berita > Olahraga
Jeddah Sparing Cup, Silaturahmi dan Kemandirian Olahraga Sepakbola di Jeddah
14 Oct 2018 03:39:35 WIB | Iyad Wirayuda | dibaca 480
Ket: Mr Sate vs Rawdah, Pemberian sumbangan WU kepada panitia
Foto: LBMI
Jeddah, LiputanBMI - Sepakbola bukan hanya sekadar olahraga, namun suatu hobi dan sarana merekatkan silaturahmi antar pekerja migran Indonesia di Jeddah, Arab Saudi. Hal itulah yang memotivasi para pecinta sepakbola di Jeddah untuk membuat sebuah turnamen yang diberi nama Jeddah Sparing Club (JSC).

Menurut salah satu penggagas JSC, Sudi Sulaiman, turnamen yang dimual 6 Juli 2018 ini tidak memungut biaya pendaftaran, namun atas kesadaran para ketua klub, di babak 8 besar para klub yang lolos menyumbang SR 100 untuk biaya sewa lapang dan wasit serta pembelian tropi.

"Alhamdulillah dengan adanya JSC ini kita semua bisa belajar mandiri dan dewasa dalam segala hal positif, yang ada hubungannya dengan sepakbola. Karena tujuan utama kita hanya untuk menjalin tali silaturahmi sesama PMI dan kita saling menyalurkan bakat kita melalui olahraga sepakbola," ujarnya saat ditemui LiputanBMI di lapangan Al Sarafiyah, Jumat (12/10/2018).

Pada babak penyisihan, turnamen yang diikuti 20 klub ini dibagi dalam 4 group dan digelar di empat lapang yang berbeda. Untuk group A digelar di lapangan Muhamadiyah, group B di lapangan Basaten, group C di lapangan Gempar, Aziz Malll dan group D di lapangan Al Raudah.

Menurut Sudi, para penyelenggara berkomitmen menciptakan persepakbolaan di Jeddah agar terlaksana aman dan tertib tanpa harus membebani klub.

"Itulah komitmen kami menyelenggarakan JSC ini dengan kebersamaan dan tanpa pendaftaran yang sangat tinggi," imbuhnya.

Pada babak 8 besar yang digelar di lapangan Al Sarafiyah mempertemukan Mr Sate dengan Rawdah dan Predator kontra Garuda. Mr Sate dipastikan lolos ke perempat final setelah berhasil mengalahkan Rawdah 3-1. Kesuksesan juga disusul Garuda yang menumbangkan Predator dengan skor 3-2.

Sementara untuk Jumat depan, 19 Oktober 2018 di lapangan yang sama akan mempertemukan Fanzer United dengan Meteor dan Madura United dengan Basaten.

Diakhir wawancara dengan LiputanBMI, penyelenggara Jeddah Sparing Klub juga kedatangan Brand Advocate Western Union (WU), Tatang Muhtar yang memberikan bantuan dana sebesar SR 500.

Menurut Tatang, WU mengapresiasi terselenggaranya kompetisi sepakbola yang damai di Jeddah. Dia juga mengatakan sebagai bukti kepedulian WU terhadap olahraga sepakbola yaitu dengan diadakannya lomba foto bertemakan sepak bola.

(IYD, 14/10)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh