Berita > Seputar TKI
Sakit di Arab Saudi, PMI Asal Lumajang Ini Minta Bantuan Jokowi
10 Apr 2018 09:47:16 WIB | Juwarih | dibaca 2912
Ket: PMI a.n Yeni Hanifah binti Sukirman (37) Asal Lumajang, Jawa Timur Menunjukan Luka di Bagian Tangannya
Foto: LBMI
Nasional, LiputanBMI - Kasihan, seorang perempuan asal Lumajang yang bercita-cita ingin mewujudkan mimpinya membangun rumah dan mencari modal usaha dengan memilih bekerja sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Namun naas nasibnya, baru bekerja hampir dua bulan dimajikan sudah sakit-sakitan dan minta dipulangkan oleh presiden Jokowi dari Arab Saudi.

PMI tersebut bernama Yeni Hanifah binti Sukirman (37), warga Dusun Kalibendo Selatan, Rt 004 Rw 002, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Pak Presiden tolong bantu saya untuk dipulangkan ke Indonesia, karena saya sedang sakit dan sudah tidak kuat lagi untuk kerja berat seperti ini. Saya bingung mau pulang tidak punya uang untuk beli tiket serta bayar denda majikan," ucap Hani kepada LiputanBMI melalui pesan elektronik pada Senin (9/4/2018).

Perempuan beranak satu tersebut menceritakan, awalnya ia berminat bekerja keluar negeri melalui salah satu postingan akun facebook bernama Farid di group lowongan kerja, kemudian ditindaklanjuti melalui inbox.

Setelah itu oleh Farid dan Iwan diproses untuk dibuatkan sejumlah dokumen dan dalam waktu dua minggu Hani diberangkatkan ke Arab Saudi pada 15 Februari 2018.

Setibanya di Riyadh kemudian bersama beberapa teman sesama PMI menuju Yanbu menggunakan bus.

" Setelah sampai Yanbu dijemput oleh anak majikan saya, kata Hani.

Hani melanjutkan, setelah sampai di rumah majikanya ia dipekerjakan di dua tempat, siang bekerja di salon kalau malam bekerja di rumah majikan, hal ini yang membuat seluruh tubuhnya terasa sakit.

"Selama saya sakit majikan belum pernah menbawa saya ke doktor, malah majikan terus menerus menyuruh saya untuk bekerja," keluhnya.

(JWR, 10/04)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh