Berita > Seputar TKI
Lagi, TKI Asal Tegal 14 Tahun Hilang Kontak Di Arab Saudi
10 Mar 2018 17:48:16 WIB | Juwarih | dibaca 1512
Ket: Photo TKI a.n Ani Handayani
Foto: LBMI
Nasional, LiputanBMI - Lagi, seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Ani Handayani binti Azali Slamet (49), warga Desa Timbangan Reja, RT. 03, Rw. 03 Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah dikabarkan selama 14 tahun hilang kontak dengan keluarga saat bekerja menjadi pekerja rumah tangga (PRT) di Arab Saudi.

“Selama 14 tahun saya tidak tahu di mana keberadaan istri saya. Saat pamit berangkat anak kami masih kecil sekarang sudah mengijak remaja,” kata Ahmad kepada LiputanBMI melalui sambungan seluler, Sabtu (10/3/2018).

Bapak satu anak itu menjelaskan, istrinya berangkat ke Arab Saudi sejak 19 Maret 2004 silam. Dia direkrut oleh H. Didi, sponsor warga Sanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes dan diberangkatkan melalui PT Sabika Arabindo yang beralamat di Jalan Asam Baris Raya, No. 3, Tebet, Jakarta Selatan.

Sedangkan Agency yang menempatkan yaitu Badawood Lil Istiqdam di Jeddah. Ani Handayani kemudian ditempatkan di rumah majikannya di Jeddah.

"Sejak keberangkatannya hingga saat ini istri saya tidak diketahui keberadaannya. Hanya pernah satu kali kirim surat saat istri saya baru tiga bulan kerja dan pada tahun 2011 ada yang menghubungi saya via telepon mengaku temannya istri saya sesama PRT," kata Ahmad.

Ahmad mengaku sejak 5 tahun istrinya tidak diketahui kabar beritanya, dirinya sempat mendatangi kantor PJTKI yang di Jakarta untuk mengadukan permasalahan istrinya.

"Pada saat mengadu, pihak PJTKI hanya menjanjikan akan memperosesnya namun sampai sekarang istri saya belum juga diketahui keberadaannya," keluhnya.

Tak hanya itu, Ahmad pun pernah mengadukan permasalahan istrinya ke Direktorat Perlindungan WNI dan BHI Kementrian Luar Negeri di Jl. Taman Pejambon No. 6, Senen, Jakarta Pusat.

"Pada saat kunjungan Raja Arab ke Indonesia pada saat itu saya menyampaikan pengaduan ke Direktorat PWNI dan BHI. Saya berharap pemerintah dalam ini Kemlu dan KJRI Jeddah bisa membantu menemukan dan memulangkan istri saya," tandasnya.
(JWR, 10/03)
BRI KSA
Universitas Terbuka Riyadh